Tampilkan postingan dengan label CERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CERITA. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 September 2017

CERITA RAKYAT JOKO TEROP

Cerita selalu menarik untuk ditampilkan. Tinggal bentuk kemasan dan muatannya. Kekayaan nusantara tanpa batas adalah modal utama untuk membuat cerita. Kita mengenal MalinKundang, Sangkuring, Jo o Tarub, Joko Kendil dsb.
Dan yang tidak kalah penting adalah membuat inovasi cerita rakyat. Karena dengan inovasi dan improvisasi cerita, pendengar atau pembaca lebih tertarik untuk mengikutinya.
Salah satu contohnya adalah : Joko Terop dan Dewi Periuk. Sebuah kisak tentang anak desa yang jujur dan pekerja keras. Ingin tahu kisah lengkapnya, inbox di FB : Abdul Hakim

Sabtu, 02 Juli 2016

KANCIL BUKAN PENCURI MENTIMUN

Saat kecil hingga kini, kita sering mendengarkan lagu si kancil.
Si Kancil anak nakal
suka mencuri mentimun.
Ayo lekas dikurung
jangan diberi ampun

Rasanya lagu ini tidak adil. Fitnah! tanpa ada proses hukum jelas. Tidak ada saksi dan bukti kuat, langsung kena vonis. Makanya kalau kemudian anak-anak kecil nakal jangan salahkan mereka. Yang salah yang mengajarkan lagu kancil anak nakal.
Akibatnya, si kancil berang dan pergi ke Malaysia menjadi kancil yang bijak yang difilmkan : pada jaman dagulu kala.
Nahkah benarkah kancil itu mencuri mentimun. lengkapnya bisa lihat kisahnya di :
https://www.facebook.com/GuruMenulis2016?pnref=story

Selasa, 29 Desember 2015

ADU NAFAS ANTARA KUDA DAN MANUSIA

Kuda terkenal dengan ketahanan nafasnya. Orang yang kuat nafas sering dikatakan bernafas layaknya kuda. Hanya saja, kalau diadu antara kuda dengan orang, mana yang lebih kuat?
Pasti orang akan menebak, bahwa kuda lebih kuat. Apalagi kalau dijak lari, kuda pasti jadi pemenangnya? Tetapi logika itu bisa salah. Meski secara riil kuda adu lari, yang menang tetap orangnya. Lha wong hadiahnya buat yang punya. Kuda cuma diberi rumput.
Kekuatan kuda juga diakui para pakar mesin. Hingga kekuatan mesin pun memakai istilah HP, horsepower bukan handphone lhoo. Tetapi sekuat-kuat kuda juga kalah dengan manusia. Contohnya, kuda selalu dikerjai untuk menarik delman, sedangkan sainya cukup menarik tali sudah bisa menarik kuda beserta delman beserta orang diatasnya.
Kuda juga dilambangkan untuk hal-hal buruk, misalnya orang yang berbuat asusila disebut orang yang tertangkap basah main kuda-kudaan. Padahal kuda-kudaan identik dengan maninan anak-anak.

Senin, 28 Desember 2015

KUDA PUN PUNYA RASA MALU

Orang yang tak malu biasanya diidentikkan dengan kuda. Karena tanpa baju dan celana bebas kesana kemari. Saking tidak malunya, yang punya masih nutup-nutupi dengan kacamata. Namun ternyata si kuda bukan seperti perkiraan orang. Karena, kuda juga masih punya harga diri. Contohnya, untuk urusan mandi, si kuda rela antri ke kamar madi. Yaa, barangkali si kuda juga mau berendam, mandi uap atau juga mau keramas, karena kuda mau mandi besar habis ......

Rabu, 22 Juni 2011

Kenangan rombel 27




PLPG gelombang I tanggal 12 -21 Juni 2011 telah berakhir. Berbagai ilmu, pengalaman dan kenangan diperoleh. Yang penting program ini tidak sekedar memberikan cap. bahwa guru sudah memperoleh legalitas sebagai guru profesional dan berhak memperoleh tambahan tunjangan penghasilan. Yang terpenting seorang guru harus mampu membelajarkan anak kepada anak didik untuk menjadi yang terbaik.
Baik yang tidak bisa diukur hanya dari angka-angka. Membentuk anak yang jujur, berakhlak mulia, trampil, tahan uji, mempunyai jiwa pejuang yang tak kenal menyerah, beriman dan bertaqwa merupakan idaman semua orang. Semoga PLPG merupakan awal untuk melangkah menuju cita yang di damba. semoga.

Selasa, 15 Maret 2011

TERTAWA BERBUAH AMARAH

Kata orang tertawa itu menyehatkan. Tetapi ternyata tertawa bisa juga berbalik arah. Tertawa memicu amarah. Bagaimana ini bisa terjadi? Yaa tentunya tergantung situasi dan kondisinya.

Untuk situasi tertentu memang tertawa itu memang menyehatkan. Membuat peredaran darah jadi lancar. Syaraf yang tegang bisa kendor. Mengurangi stress akibat tekanan batin atau beban kerja yang berat. Asal tertawa dilakukan secara wajar dan ada sebabnya akibatnya. Biasanya tertawa jenis ini terjadi karena seseorang menganggap sesuatu yang dihadapi atau terdengar itu lucu. Atau bisa juga tertawa karena geli, digelitiki.

Namun jangan coba-coba menertawakan sesuatu yang tidak lucu. Orang akan menganggap itu melecehkan. Karena ketika berhadapan dengan seseorang, kita harus tahu karakter orang tersebut. Kita dibuat tertawa, eh malah bisa jadi kita dimarahin. Atau bisa jadi kita mau membuat lelucon, lelucon kita dibilang tidak lucu. Repotkan. Dan yang penting lagi, ketika kita melakukan kesalahan, jangan sekali-kali kita tertawa. Merasa tidak bersalah. Tertawa jenis ini sebenarnya menertawakan dirinya sendiri. Tertawa konyol. Kalau akhirnya kena semprot, dimarahi yaaa memang sudah nasib. Dan yang paling penting, jangan tertawa sendiri. Nanti dikira gila.

Kamis, 10 Maret 2011

Angka yang bikin pusing!

570 kok jadi 510???

Angka terbalik sudah biasa. Angka berubah pun juga biasa. Tidak heran jika angka membuat orang tergoda memainkannya. Para pesulap juga sering memanfaatkan angka dalam shownya. Lihat saja Dedy corbuzier dkk, dengan kelihaiannya bisa menerka, mengubah ataupun menghilangkannya.

Tidak kurang para penggemar judi buntut menggunakan angka sebagai andalannya untuk mengeruk keuntungan. Bak ahli matematika, angka diotak atik dengan rumus super hebat. Mengalahkan ahli matematika ataupun ahli komputer.

Mereka yang tersangkut korupsi juga tergiur angka-angka. Menghilangkan dan menggelembungkan untuk keuntungan pribadi. Padahal angka dicipta untuk membantu manusia mempermudah berkomunikasi dan pekerjaan. Tanpa angka manusia bisa kebingungan. Dengan angkapun manusia bisa pusing kepala. Contohnya saya.

Bagaimana tidak, kemarin lusa saya belajar berhitung. Yang saya hitung penutup atap rumah saya (wuwung). Wuwung itu saya beli Oktober lalu, dikirim dalam dua kali angkut. Yang terakhir tanggal 24 November 2010. Seperti halnya pembelian barang ada faktur dan bukti pengecekan. Pengecekan ini dilakukan sopir angkut. Karena sy sibuk kerja.

Ketika barang tiba, genteng dan wuwungpun langsung diturunkan tanpa dicek jumahlahnya. Karena jumlahnya banyak satu truk besar. Dan inilah kesalahan saya. Semua benda pun masuk gudang/garasi. Setelah saatnya tiba genteng dan wuwung dipasang. Ternyata setelah dipasang sebagain atap tidak tertutupi wuwung. Padahal dulu sudah sy hitung dengan cermat layaknya insinyur bangunan.

Setelah dihitung ternyata wuwungnya berjumlah 310 (termasuk yang pecah waktu pengangkutan). Padahal sy beli 370 buah (ada fakturnya). Wah-wah ini kerugian n kesalahan sya. Kemarin lewat adik, sy coba menghubungi pihak produsen. Siapa tahu dulu waktu memasukkan ke truk ada kesalahan hitung atau salah baca surat perintah. 370 dikira 310. Dan sopir pengangkut meski tanda tangan tidak benar-benar mengecek.

Saya pun berharap pihak pengirim memberi solusi terbaik. Secara hukum sy kalah. Karena bukti pengiriman dan pengecekan sudah ditandatangani. Tetapi secara de fakto dapat dibuktikan, bahwa wuwung yang dikirim jumlahnya salah. Sambil menunggu penjelasan, sy pun berharap ada kebijaksanaan dari pengirim/produsen. Kalau perlu mereka bisa datang mengecek jumlahnya. Tetapi kalau akhirnya sy harus menerima nasib, yaa tetap harus beli wuwung lagi. Masa gentengnya tidak ditutup wuwung.

Mungkin Alloh memang sedang menguji. Dan Alloh akan memberi rejeki yang datangnya tidak akan terduga bagi mereka yang bertaqwa. Manusia memang letakknya salah. Tetapi kalau kesalahan itu bisa dibijaksanai, akan menghasilan kebenaran

Jumat, 28 Januari 2011

MENULIS BERBUAH BUKU

Kamis, 27 Januari kemarin sy mendapat kiriman paket. Setelah saya buka berisi sebuah buku. Kiriman ini berasal dari Bp Muhammad Ramli (74) dari Jember. Buku berjudul “Tinjauan Fisika Moders dan Al Kitab Tentang Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad, SAW”. Beliau menghadiahi sy buku ini setelah membaca tulisan saya di harian Jawa Pos tengang perlunya tambahan jam pelajaran pendidikan agama di sekolah.

Sebuah hadiah yang sungguh berharga dari saya. Apalagi kalau membaca buku (baru sebagian say baca) dan melihat proses pengetikannya. Buku ini diketik dan digambar manual. Hebat benar beliau. Apalagi di bagian akhir buku ini sudah dikirim ke berbagai kampus dan lembaga serta sudah dibedah. Termasuk juga buku ini sudah mendapat persetujuan dari perpustakaan nasional RI dan menyandang All Rights Reserved.

Bagi sy ini menjadi pelecut untuk menulis dan terus menulis. Jika pak Ramli yang sudah berusia sj mampu melahirkan karya hebat, kita yang masih muda harusnya malu bila tdk mampu mencontoh semangat beliau. Kali ini memang sy berhasil menghasilkan buki dari menulis. Meski buku itu baru hadiah. Tetapi kali lain sy harus bisa menghasilkan buku seperti pak Ramli. Semoga buku ini menjadi amal jariah pak Ramli. Terima kasih Pak Ramli.

Kamis, 27 Januari 2011

ANGKA CANTIK DI TAHUN AJAIB

Tahun 2011 memang menghadirkan angka cantik. Coba saja otak-atik angka 1. 1/1/11, 11/1/11, 1/11/11 dan 11/11/11. Tidak itu saja. Colabalah anda jumlahkan bilangan dua angka terakhirtahun kelahiran anda dengan umur anda saat ini. Pasti jumlah 111. Angka cantik bukan?

Yang jelas angka cantik itu hanyalah deretan angka. Tidak perlu menghubung-hubungkan dengan mitos. Sesungguhnya peristiwa yang terjadi adalah kehendak yang kuasa.Bukan ditentukan deretan angka.

tahun ajaib ini kirima dari Guntur Sumilih, LPMP Jatim trims

Sabtu, 23 Oktober 2010

CEWEK REBUTAN BURUNG

Dunia ini makin aneh dan kelihatan makin sempit saja. Hanya karena burung, dua cewek berantem. Yaa meski berantemnya nggak sampai saling pukul, tapi sudah membikin heboh satu kampung. Burung apa kok membuat dua cewek ini bisa tergila-gila yaa. Tentu yaa burung langka. Tetapai Anda jangan suudzon dulu.

Cerita terjadi Jumat pagi kemarin. Dua ABG yang masih duduk di bangku sekolah ini kabarnya punya cowok yang sama di sekolah lain. Yaa tentu saja yang cowok ngakunya punya satu. Mungkin cewek yang satu cerita ke teman atau gimana. Cewek yang lain akhirnya dengar.Yaaa akhirnya bisa diterka, mereka saling uring2an. Ketika ketemu, mereka minta kejelasan. Cek cok pun terjadi. Saking ramenya mereka cek-cok, membuat warga berdatangan. Karena bikin ribut mengganggu ketertiban umum kedua cewek diamankan digelandang ke kantor tetua.

Mereka diinterogasi dan didamaikan. Ditambah nasehat.Usut punya usut memang benar keduanya rebutan cowok. Nah cowok itu kan ibarat burung, karena ia punya burung he...he.... Moga saja dua cewek tadi belum bermain-main atau dibuat mainan burung nakal tadi. Atau malah sudah ketagihan main burung. Wah-wah kalo begini gawat.
Lha wong di dunia ini masih banyak burung ehhh cowok, kenapa hanya karena satu cowok harus berantem. Yang lain kan masih banyak. Jelek sedikit nggaka pa2 Yang penting punya burung!!

Minggu, 03 Oktober 2010

SARUNG BERBUNTUT

Ngamal jadi ngomel. Kalimat yang cocok untuk menggambarkan kejadian ini. Berawal ingin sodaqoh, akhirnya berbuah dosa.
Kejadian menjelang Hari raya kemarin. Tetapi baru teruangkap lusa. Ini menimpa famili saya. Sebut saja mas hadi. Waktu puasa ia berkeinginan memberikan sodaqoh sarung kepada tetangganya, mbah Bejo. Mbah bejo ini kan tinggal dengan dua anaknya dengan ekonomi pas-pasan. Terletak di barat rumah.
Mas Hadi pun berpesan kepada istrinya, mbak Umi untuk menyerahkannya. Mendapat amanah, ia pun melaksanaknnya. Sarung yang ada di almari dan masih terbungkus rapi ia berikan kepada mbah Bejo.
Keesokan harinya mas Hadi melihat sarung yang mau diberikan sudah tidak ada. Ia lalu menanyakan kepada istrinya, apakah sarungnya sudah ia berikan.
Yaa si istripun menjawab iya.
Mas hadi lalu mengatakan, bahwa dalam sarung itu ia menyimpan uang Rp 400.000,00. Kontan saja ia lemes. Sedang mbak Umi tidak bisa berbuat apa dan mohon maaaf. Dia kan tidak tahu kalau dalam sarung itu ada uang mas Hadi buat lebaran. Makanya, para suami jangan suka menyembunyikan uang dari istri. Bisa sial kan!
Akhirnya Mas Hadi berrencana mau menanyakan kepada mbha Bejo. Namun ia sungkan. Masa sarung yang bari dbeikan mau ia tanyakan. Akhirnya sang ibunya yang bertindak. Ia lalu menyelidik. Bukan kepada mbah Bejo, tetapi kapada cucunya, si Ipin.
Si Ipin pun menceritakan apa adanya, bahwa memang ada uang 400 ribu. Dan uang itu dipakai bapaknya. Nah, sialnya uang itu dipakai bapaknya dan mungkin ia manganggap ini satu paket dengan sarung, Rejeki jelang Lebaran.
Meski ceritanya simpang siur, kira2 ibu mas Hadi menanyakan hal uang itu. Dan berharap uangnya dikembalikan, karena memang untuk keperluan hari raya.
Namun, nampaknya yang bawa uang tidak mau tahu. Mungkin saja uangnya sudah habis buat lebaran. Lha kok uang yang dikira hadiah, uang saya saja yang dibawa yang katanya mau dibuat ongkos kerja buat batu bata saja sampai sekarang masih dibawa, dan ia belum menyelesaiakn kewajibannya. Yaa jangan harap uang itu kembali.
Puncaknya, karena akhirnya mbah Bejo mendengar sarungnya bermasalah. Iapun mengembalikan sarung itu. Lucunya tidak ada yang berani mengembalikan. Sarung itu ia titipkan ke keponakan atau entah kepada orang lain untuk segera dikembalikan. Dan sampai saat ini belum ada yang berani mengembalikan. Kuatir masalah berbuntut panjang dan menyulut permusuhan dengan tetangga. Semua gara gara sarung.

Senin, 23 Agustus 2010

TERGODA

Salah satu hal yang paling sulit menjalankan puasa adalah menahan godaan. Baik godaan untuk makan minum atau nafsu. Yang jelas semakin kuat iman seseorang, semakin banyak godaan yang menghampiri. Tidak peduli besar, kecil, tua atau muda.
Nah kalo yang ini masih terkait anak kecil. Setelah 11 hari suskes puasa sampai maghrib, kemarin ia terkena godaan. Minggu kemarin ada kemenakan berkunjung ke rumah. Ia masih 5 tahun. Tentu saja ia belum puasa. Sedang anak sy sudah 8 tahun. Mulai pagi hingga siang mereka berdua asyik main. Lumayan bisa melupakan rasa lapar.
Setelah tengah hari, si kemenakan haus, minta minum. Oleh tantenya dibuatkan susu. Melihat sepupunya minum, anak saya timbul keinginan mokel. Tentu saja oleh mamanya tidak boleh. Dasar anak kecil, punya senjata pamungkas. Menangis. Merengek2 minta minum. Tergoda sepupunya yang asyik minum susu. Oleh mamanya tetap dilarang. Tetapi melihat si kecil air matanya mau tumpah timbul kasihan juga. Si kecil disarankan minta ijin ayahnya. Tentu saja ia tidak berani minta ijin sama saya. Pasti saya larang. Kebetulan saya tertidur.
Dari pada mokel Cuma minum, oleh mamanya malah dibuatkan mie goreng. Yaa mereka berdua tentu saja senang. Pukul 2 saya bangun, dan melihat ada 2 piring bekas makan. Anak saya lupa belum membawa ke dapur. Kontan saja si kecil saya interogasi. Mulanya ia hanya ketawa ketiwi tidak berani menjawab. Yang jawab malah mamanya. Katanya kasihan, saudaranya makan kok Cuma lihat. Masih kecil mokel nggak apa2.
Nah yaa begini ini kalau beda aliran. Yang satu ingin kenceng mendidik, yang lain nggembosi. Iman si kecilpun jebol, tergoda hanya oleh segelas susu.

Minggu, 22 Agustus 2010

RENCANA MENSTRUASI SI KECIL

Biasakan wanita tidak puasa. Yaa kalau pas kedatangan tamu, otomatisnya puasanya batal. Nah kalau pas batal, bagi ibu yang punya anak perempuan mesti pintar2 menjawab dan mengagendakan makannya. Kalau tidak bisa diprotes dan diikuti anaknya. Anak yang mau belajar puasa bisa ikut batal
Seperti kemarin, waktu tahu mamanya tidak puasa si kecil tanya :
”Mama tidak puasa, ya. Lagi keluar darah yaa.”
Begitu si kecil menyebut menstruasi dg keluar darah. Karena kalau tahu mamanya tidak sholat, ia menyebut mamanya keluar darah.
“Nggak, mama puasa kok.”
“Lho, tadi kok tidak sholat. Mama bohong yaa. Orang puasa bohong itu dosa lho maa. Dan tidak dapat pahala.”
Eeh ternyata si kecil tahu, kalau mamanya tidak sholat, berarti mamanya juga tidak puasa.
“yaa, mama tidak sholat. Tapi mama tetap puasa.”
Maksud mamanya biar si kecil tidak ikut membatalkan puasa.
“Lho katanya, kalau tidak sholat juga tidak boleh puasa ma. Mama itu gimana tho? Kalau mama makan yaa nggak apa2. Tapi harus sembunyi. Biar adik tidak pengin?
Ternyata ia sudah tahu juga kalau orang mens tidak boleh puasa juga.
”Adik besok mens-nya kelas 5 saja ya maa. Biar tidak puasa.”
Weleh-weleh ini anak kok yaa sudah buat rencana menstruasi. Si mama akhinya menjelaskan sedikit tentang mens. Biar si kecil tidak terlalu penasaran, hanya gara-gara ingin tidak puasa.

Selasa, 17 Agustus 2010

ADZAN YANG MENJEBAK

Dua hari ini sy sekeluarga dikejutkan dengan adzan menjelang imsak. Pas masih makan menghabiskan makannan terakhir sahur tiba-tiba terdengar adzan. Kontan saja kami kaget. Padahal pengeras suara mushola baru mengumandangkan tarhim, masuk waktu imsak.

Teryata suara azdan itu berasal dari kampung sebelah. Awalnya sih sy kira salah waktu saja. Masa kalau radio dan masjid belum waktunya subuh masih saatnya tarhim, kok mushola itu sudah azdan. Apa jamnya ada yang rusaK?

Eee.......hh ternyata, besoknya diulang lagi. Apa tidak ada yang memperingatkan? Karena kalau dibiarkan ini benar-benar menggaganggu. Iya kalau menjelang subuh. Kalau kelirunya waktu magrib (berbuka) tentu ia kena damprat. Yang mengira adzan beneran bisa batal. Untungnya adzannya jelang imsak.
Tapi untung tadi pagi jelang imsak tidak terdengar suara adan lagi. Kapok atau orangnya tertidur yaaaa....

Senin, 16 Agustus 2010

GURU TAK ADA CAKAR HIASI MUKA

Beginilah kalau guru tidak ada di kelas. Di tingkat dasar lagi. Menjadi kebiasaan jelek guru di sekolah, bahwa guru meninggalkan kelas tanpa tugas atau pengawasan. Akibatnya bisa ditebak. Kelas bisa amburadul.

Meninggalkan tugaspun kadang tanpa kontrol. Anak disuruh mengerjakan tugas dari buku. Padahal bukunya tidak ada. Kalaupun ada jumlahnya tidak memadai. Seperti yang menimpa anak saya tadi siang.

Sepulang sekolah saya jumpai wajah anak saya berhias cakaran. Cakaran tangan teman tentunya. Nggak mungkinlah cakaran harimau atau cakaran gurunya. Usut punya usut, si kecil tadi siang berkelahai dengan teman ceweknya. He...he.. puasa kok berkelai. Cewek lagi.

Hasil investigasi mamanya, ternyata ia bertengkar gara-gara diberi tugas gurunya yang sedang ada urusan lain untuk mengerjakan tugas dari buku. Lucunya, tugas kelompok itu tidak diimbangi dengan jumlah buku. Padahal inikan sudah satu bulan berjalan. Masa buku pelajarannya belum ada. Sudah begitu tidak ditunggui lagi. Payah..payah.

Namanya anak kecil, yang tidak punya mau pinjam. Eee yang punya dipinjam tidak boleh. Kontan saja mereka saling olok. Ujung-ujungnya bertengkar. Tidak cuma itu tangan mereka saling cari sasaran. Pukul dan cakar. Sementara temannya hanya nonton. Sampai akhirnya kedua anak menangis. Baru setelah terdengar ribut-ribut guru lainnya datang melerai. Terlambat, kayak di film saja.

Meski akhirnya bisa dilerai dan damai, namun bekas cakaran tetap ada. Meninggalkan jejak luka lumayan banyak. Moga2 saja bekasnya hilang.
Sekali lagi ini peringatan bagi guru. Jangan sembarang meninggalkan kelas. Memberi tugas saja tidak cukup. Perlu pengawasan dan kerjasama antar guru untuk mengawasi anak-anak. Guru tidak bisa digantikan dengan buku.

Rabu, 04 Agustus 2010

KEPET BERJAMAAH

Apa jadinya kalau air di hotel macet? Tak peduli hotel berbintang sekalipun, jika airnya tidak mengalir, pasti penghuninya banyak yang tidak mandi. Seperti yang dialami peserta OSN 2010 di Medan kali ini. Karena masalah teknik pada system air, aliran air ke kamar ngadat. Penghuni pun kelimpungan.
Tidak ada air, bisa tayamum. tidak mandi diganti penyegar aau parfum, mau BAB? Ini yang jadi masalah. Mau pakai tissu? Hii... masih ada sisa yang nempel. Bau. Maklum banyak anak kampung. Nggak terbiasa pakai tissu.
Makanya tidak sedikit anak-anak yang cari alternatif. Kabarnya ada yang lari ke SPBU terdekat dan ada yang lari ke hotel pendampingnya. Yaa dari pada brojol di jalan atau waktu ngerjakan soal lebih baik.
Yang jelas hari kedua OSN ini ada nuansa baru. Kepet (tidak mandi) berjamaah. Tapi jangan dikira mereka bau apek. Justru terjadi lomba parfum.
Yaa inilah romatika OSN. Semoga ini menjadi pertanda baik, bukan pertanda buruk.

Sabtu, 31 Juli 2010

SHOLAT YANG ANEH

Maksud hati ,menambah pahala. Apa daya pak Imam tampil beda. Sabtu sore 30 Juli kemarin saya bermakdsud sholat magrib di sebuah masjid. Karna jamaah pertama udah usai, saya pun menunggu jamaah berikutnya.

Kebetulan ketika mau ambil wudlu, ada satu kelompok baru mulai sholat magrib berjamaah. Saya lekas wudlu, usai wudlu nampaknya jamaah sudah rokaat dua. Saya pun menunggu mau ikut rokaat tiga. Jadi makmum masbuk. Tahiyat awal sang kyai lumayan lama juga. Sy memilih nunggu imam berdiri daripada langsung duduk jadi jamaah. Tak lama berselang pak imam berdiri dari tahiyat awal.

Keanehan mulai terjadi. Karna pak Imam menyuarakan alfatihah dengan keras. Saya yang semula mau sholat urung. Dan berfikir dalam hati. Ini sholat apa yaa? belum hilang heran saya setelah alfatehah pak imam membaca surat-suratan. saya sementara berpikir, Pasti ini bukan sholat magrib, sholat lain model gaya baru. saya memutuskan sholat magrib sendiri. Dasar belum bisa sholat khusuk, sambil sholat saya menunggu akhir sholat jamaah pak imam. Eeeh ternyata di rokaat tiga ini pak imam langsung duduk tahiyat akhir hingga akhirnya salam. Dalam hati saya mulai berfikir kira2 sholatnya pak kyai tadi salah. Sambil terus sholat. Sholat kok yaa mikir yang lain yaaaa. Dan berniat mau tanya pak imam.

Maka setelah salam saya tidak wiridan (emang sudah biasa ...._ langsung doa. Seytelah itu bergegas menemui pak iman dan bertanya hal ikhwal sholar jamaahnya. Setelah sy tanya dan berusaha mengkonfrmasi apa tadi sholat model baru, ternyata pak imam baru sadar dan merasa salah. Beliau mengucapkan terima kasih atas penjelasana saya. Semoga saja penjelasan saya benar yaaa.

Inilah perlunya orang belajar ilmu agama. Kalau pengetahuan itu diperoleh sekedar dari membaca atau mengikuti orang lain. Kita tidak faham dan bisa mengartikannya. Oleh karena itu belajar agama itu penting, minimal untuk hal-hal yang berkaitan dengan ibadah wajib kepada Alloh sehari-hari.

Kamis, 24 Desember 2009

MATEMATIKA ITU PEREMPUAN

Matematika itu Perempuan

Suatu ketika seorang guru matematika memberikan apersepsi kepada murid-muridnya.
Guru : Anak-anak, matematika itu penting. Matematika Queen Of Science
Siswa 1 : Hebat dong Bu! Ratu itu kan perempuan. Jadi matematika itu perempuan
dong. Makanya persamaan mengandung variabel. Kalau tidak
perempuan, mana mungkin mengandung.
Siswa 2 : Hebatnya lagi, mengandung tapi tidak tahu kapan melahirkan.
Guru : ?????????