Ujian
Nasional bagi anak SD/SMP/SMA usai dilaksanakan,
tinggal menunggu hasil UN. Nah, di sela waktu menunggu pengumuman kelulusan,
guru dan orang tua dipusingkan dengan keberadaan anak. Di sekolah tidak ada
kegiatan akademik sedang di rumah tidak ada yang mengawasi. Waktu anak mubadzir
dan menimbulkan rasa was-was.
Untuk
mengatasi hal ini seyogyanya sekolah bersama orang tua membuat program bina
mental dan ilmu agama (Bintalima). Caranya, usai UN anak-anak diberi kegiatan
positif. Seperti memberi materi tambahan untuk persiapan melanjutkan ke jenjang
lebih tinggi (Kecuali jika kebijakan ujian tulis masuk SMP ditiadakan), magang
kerja atau melakukan kegiatan kemanusian. Untuk menambah pengetahuan agama,
guru agama yang sudah tidak banyak tugas mengajar memberi materi agama. Jika
pengajar agama kurang bisa mendatangkan ustad dari pesantren. Sekolah atau orang
tua juga bisa mengirim putra-putrinya ke pondok pesantren atau ke kampung
khusus yang mempunyai program unggulan bagi anak sekolah. Semisal ke kampung
Inggris di Pare Kediri. Dengan bintalima anak-anak bertambah pengetahuan, lebih
berkarakter, siap menunggu pengumuman UN dan berkompetisi melanjutkan
pendidikannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar