Sabtu, 22 Mei 2010

NEGERI PEMBAJAK

MENGHILANGKAN CAP NEGERI PEMBAJAK
Rendahnya perlindungan atas hak cipta di Indonesia telah melahirkan budaya instan. Bajak membajak hasil karya orang lain. Dampaknya cukup memprihatinkan. Tidak sedikit orang malas melahirkan karya. Bahkan saking jengkelnya, orang Indonesia yang ahli pun lebih suka mencipta karya di negeri orang yang lebih menghargai buah pikir seseorang.
Sehingga tidak aneh, jika Amerika sangat gregetan dan memberi cap kepada Indonesia sebagai negara yang suka membajak. Jika ini dibiarkan, budaya membajak akan mematikan kreatifitas seseorang. Kita juga bisa dikucilkan.
Perlu penyadaran dan memberi perlindungan kepada setiap karya yang dihasilkan. Termasuk menghukum para pembajak. Agar bangsa ini lebih kreatif dan melahirkan pencipta, bukan pembajak. Jangan sampai kita menjadi seperti pembajak Somalia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar