Minggu, 13 September 2009

ANAK HILANG DIGONDOL GENDRUWO

DIGONDOL GENDRUWO APA GRANDONG?
Minggu ini SMP di dekat rumah, SMPN 1 Kebonsari Madiun gempar. Orang tua murid lapor kalau anak gadisnya tidak pulang. Sayang laporannnya terlambat. Setelah empat hari anaknya tidak pulang baru melapor ke sekolah. Pihak sekolah awalnya mengira, anak yang hilang itu tidak masuk karena alpa.
Beberapa versi ceritapun berkembang.
Versi banyak orang berkembang, bahwa hilangnya anak gadis itu usai kegiatan pondok Ramadan. Ketika ada beberapa anak perempuan mau ke belakang/WC sekolah. Tiba-tiba ada yang ngedeni/menakut-nakuti. Tidak jelas sosok apa yang menakutkan itu. Setan, pocong, kuntil anak, gendruwo atau apa. Yang jelas anak-anak perempuan itu lari tunggang langgang. Begitu sampai di tempat aman,mereka kumpul. Dan ternyata satu cewek tidak ada. Dicari dan dicari tidak ketemu. Mereka pun lapor bahwa teman mereka hilang.
Sementara versi lain menceritakan, bahwa suatu hari sepulang sekolah, anak yang hilang itu semayan/janjian dengan seseorang di dekat pasar Dolopo. Dia membawa motor. Dan dia telpon/pesan kepada temannya, agar motornya di ambil di Dolopo. Sejak itu si cewek tidak pulang.
Entah versi cerita mana yang benar. Yang jelas hingga kemarin 11 September 2009, cewek tersebut belum pulang. Berbagai upaya pencarian di lakukan. Dan tidak main2. Untuk mencari anak itu melibatkan tokoh spiritual.
Kebetulan SMP ini dekat kuburan. Kuburan Cuwet namanya. Konon kuburan ini dari dulu terkenal angker. Sampai sekarang pun masyarakat masih menganggap kuburan Cuwet masih demikian. Ada cerita, dulu juga ada anak hilang di dekat kuburan itu. Sampai sekarang si anak tidak ketemu.
Berita seputar pencarian anak itu memunculkan dugaan. Si anak hilang digondol makhluk halus. Ia sekarang berada di kerajaan makhluk halus. Masih versi orang banyak. Pernah orang tua anak itu ditunjukkan keberadaan anak itu dengan media/ilmu para pencari itu. Begitu ditunjukkan, orang tua cewek yang hilang itu langsung semaput, pingsan. Bagaimana tidak, si anak namapak dalam kawalan makhluk halus yang menyeramkan. Karena saktinya makhluk halus ini para tokoh spiritual ini belum mampu menembus pertahanan mereka. Kabarnya anak hilang itu masih berada di seputar sekolah. Malah katanya, tangisan anak itu ada di dekat gudang besar yang berada di depan sekolah.
Pencarian tidak kunjung dihentikan. Setiap malam upaya pencarian di lakukan dengan bermeditasi di kuburan Cuwet. Kuburan yang biasanya sunyi, sejak pencarian itu sedikit berubah ramai. Rumah anak hilang itupun kini beraroma menyan. Upaya pencarian dari tempat tinggal untuk memanggil kembali si anak agar lekas pulang.
Sampai kapan si anak ditemukan? Akankah berhasil? Kita berdoa dan berharap anak itu kembali ke pangkuan orang tuanya.
Benarkah dia digondol makhluh halus? Bukankah ini bulan Ramadhan? Bukankah setan-setan dibelenggu selama bulan suci ini? Jika demikian, jangan-jangan anak hilang itu bukan digondol gondoruwo, tetapi digondol grandong berkepala hitam. Alias digondol manusia. Malah, bisa2 si anak minta digondol? Kalau ini yang terjadi, subhanalloh, na’udzubillaahi min dzaalik.
Lekaslah pulang nak!! Orang tuamu merindukanmu.
Ada yang berniat menolong? Datang saja ke Kebonsari Madiun.
Para orang tua yang punya anak, waspadalah terhadap anak-anaknya. Kehilangan anak bukan karena digondol setan saja, tetapi bisa karena kelengahan dan kesempatan.
WASPADALAH WASPADALAH!!!!!





2 komentar:

  1. Yes, bener se x, kita kudu waspada.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jika berkenan....saya boleh minta nomor tlfn irang tuanya...

      Hapus