Senin, 08 November 2010

SEKOLAH DARURAT PENGUNGSI MERAPI

Hingga hari ini Merapi tidak kunjung berhenti batuknya. Ribuan orang mengungsi, termasuk anak-anak. Derita mereka semakin hari semakin bertambah. Kehilangan sanak saudara, harta benda, terganggu kesehatannya, juga trauma. Anak-anak pun terpaksa tidak bisa bersekolah.

Di tengah kegelisahan para pengungsi, perlu penanganan khusus bagi anak-anak usia sekolah. Dibuatkan barak untuk belajar. Membangun sekolah darurat. Bagaimanapun juga mereka harus belajar. Disamping agar tidak ketinggalan pelajaran, dengan belajar mereka bisa melupakan sejenak deritanya. Memberi kekuatan psikologis supaya mereka kuat menghadapi cobaan.

Karena letusan Merapi tidak bisa diprediksi berhentinya, penanganan bagi anak sekolah harus mendapat prioritas utama. Dengan situasi dan kondisi apapun anak-anak harus belajar. Mereka sebentar lagi memasuki masa ulangan semester. Jika tidak diperhatikan belajarnya, pendidikan mereka akan terbengkalai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar