Selasa, 14 Desember 2010

BANTU BIBIT TANAMAN BUAT MERAPI

Hampir dua bulan pasca letusan, Merapi masih menyisakan ancaman, banjir lahar dingin. Banyaknya material vulkanik dan minimnya penahan air menjadi ancaman tersendiri. Setiap saat bahaya mengintai. Apalagi saat ini musim hujan. Banjir bandang bukan mustahil menimpa mereka tanpa bisa diprediksi.

Di saat para pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing, mereka tentu kurang memperhatikan keselamatan dari bahaya sekunder. Banyaknya pohon-pohon yang tumbang dan hangus akibat wedus gembel, memerlukan penanganan. Salah satunya dengan menanami kembali hutan dan lahan masyarakat Merapi dengan tanaman.

Jika saat letusan bantuan banyak berwujud barang konsumsi dan untuk kesehatan, kini saatnya kita membantu masyarakat Merapi berupa bibit tanaman. Mumpung ini musim penghujan, bibit tanaman mudah tumbuh. Agar lereng Merapi hijau kembali dan mampu menahan laju air lahar dingin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar